Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

SHOLAT NGGAK BIKIN LOE KAYA

Udah Sholat lima waktu tapi tiap hari masih sambat ma ngeluh. Dikit dikit duit, dikit dikit duit. Taruhan, kalo punya duit loe pasti bakal sambatin waktu, ngeluhin bini, etc. Bos, nggak ada ceritanya sholat itu bikin loe kaya. Jelas, Gusti Allah ngendiko, dengan sholat loe bakal terhindar dari kefasikan dan keingkaran. Bayangin sekarang, loe sholat tapi masih sambat. Kira-kira loe masuk golongan yang mana ? golongan orang fasik apa golongan orang ingkar lho. Sampe berbuih loe bilang, ya Allah hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (alfatihah ayat 5). Udah ditolongin loe masih kagak terima. Asal loe tahu bos, pertolongan itu bentuknya bisa apa aja. Nggak harus yang loe mau. Faham ! Loe bilang lagi, tunjukilah kami jalan yang lurus. jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (Alfatihah 6 dan 7). Udah nih loe dikasih jalan yang emang udah lurus. eh,...

DI PHK ITU ENAK KOK....

Di Pecat, di PHK, sama di paksa Resign. Alhamdulillah, saya pernah ngalamin semuanya. Rasanya asyik dan berandrenalin. Sumpah! saya nggak boong. Buktinya, sampe sekarang saya asyik-asyik aja. Padahal, statistik saya dari 4x kerja, 2x saya di pecat, 1x saya di PHK dan 1x saya dipaksa resign. Hem, mantaff.   Maka dari itu, buat employee berandrenaline yang hari ini lagi boring ma kerjaan, nggak puas dengan keadaan dan atau punya atasan bossy nya nggak ketulungan. Ini waktu yang tepat buat show of force. Dijamin, begitu  kamu show of force andreanaline kamu bakalan bergejolak. Ketika hasilnya adalah tiga hal tadi, energi kebencian bakal hadir dan memompa semangat kamu untuk bisa lebih sukses dari mereka.  Saya kasih contoh. Walter Elias Disney alias Walt Disney. Beliau inilah orang yang bikin tokoh-tokoh kartun semisal mickey mouse, Donal bebek, pluto, gufi, winnie the pooh, dsb jadi sukses seantero dunia. Btw, dulu sebelum sukses, dia itu kartunis di harian kansas city...

NGEBENERIN SALAHNYA TEMEN YANG SALAH JALAN, ITU NAMANYA NGERJAIN !

  Kata orang profesi pengacara itu tugasnya ngebelain orang salah. Oh ya ? ada benernya sih. Tapi, iklan rokok bilang 'nggak semua yang lo denger itu bener'. Secara, orang salah itu kan macamnya banyak. Ada yang salah satu, salah waktu, salah tempat, salah jurusan, atau memang sengaja bikin salah supaya dapet makan gratis di penjara. Semisal ada orang yang salah jurusan, dengan alasan kasian pasti loe tolongin kan. Begitu juga kalo temen loe salah jadwal kuliah apa ruang kelas, sebagai temen yang baik hati rajin menabung dan tidak sombong udah pasti loe 'kandanin' kan. Terus lagi, nggak mungkin juga salahnya bakal loe benerin. Kalo loe benerin itu namanya ngerjain. Udah hukumnya kalo temen salah, wajib ngasih tahu, semisal, "bro, salah jadwal loe". "kampus loe kan nggak di sini bro". atau, "loe kan mau ke surabaya, kenapa lho ambil arah jakarta. Bego loe bro !". Aslinya, begitu juga analogi yang berlaku dalam dunia Advokat. Dia ngebelain o...

INGET BOS, KARYAWAN ITU ASET PERUSAHAAN

  "kalo kamu mau kaya, kamu harus punya banyak tangan dan banyak kaki. Tapi inget, kamu nggak boleh dzolim dengan kaki tanganmu". Kata H. Sugianto.  Kalimat yang singkat, padat, jelas, dan ngena banget. Di sadari atau tidak ternyata kalimat mutiara ini emang bener-bener nyata terjadi.  Coba kamu resapin dalem-dalem dan semakin dalem. Dari kata-kata awalnya aja udah jelas tuh kalo kita mau kaya kita harus pake banyak tangan dan banyak kaki. Sampe sini feel nya udah dapet belom? Saya ucapkan selamat buat yang dapet pesan tersembunyinya. Artinya kamu emang berjiwa leader nan enterpreneur. Nggak banyak lho orang yang punya jiwa seperti itu. Nggak banyak!    Buat kamu yang mungkin belum dapet pesannya. Saya sarankan buat banyak bergaul dan main yang jauh bila perlu sampe ke kutub utara sana.   Kok gitu ? lha iya, itu prasyaratnya supaya kamu bermental enterpreneur!    Seorang enterpreneur sejati, sangat faham jika modal utama bukanlah uang tapi human c...

Bismillahirrahmanirrahim

  Bukan hanya kalimah pembuka dalam setiap kegiatan, lebih dari itu dia merupakan kalimah syukur, pengabdian, cinta dan doa. Ketika mengucap kalimah itu, seketika si pengucap merasa seonggok daging tak berdaya. Dia sadar bahwa hanya ada satu sumber pemberdaya yakni ALLAH SWT. Kalimah yang membudidayakan untuk selalu " merasa butuh"Selayaknya balita yang ingin selalu dekat orang tuanya. Gambar oleh <a href="https://pixabay.com/id/users/nicolagiordano-8243414/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=3357414">Nicola Giordano</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=3357414">Pixabay</a>

BEDANYA PENJILAT DAN LOYALITAS

  Dulu saya sering ngintilin Pak H. Sugiyanto Jamilah berbisnis. Saya lihat cara beliau membaca peluang, memenangkan tender, berkomunikasi, dan yang paling penting adalah kemampuan manajerial nya luar biasa. Dia cepat, dia nggak suka orang lelet. Berani, Jeli, licik dan cerdik. Itulah ungkapan yang sering kali saya denger tentang beliau dari orang-orang yang mengenalnya. Maka nggak heran kalo 3 perusahaan yang dahulu pernah dia pimpin (dimulai dari “nol”) kini menjadi perusahaan dengan valuasi aset mencapai ratusan miliard. Tapi, dibalik kemampuan leadership beliau yang luar biasa terselip hal-hal negatif. Seperti, berani dengan atasan, suka marah marah dengan pegawai bahkan anak majikannya aja di semprotnya (hahaha) dan dia tidak pernah mau untuk menjadi seorang penjilat. Pernah saya bertanya, “kalo bapak berani dengan atasan nanti dibilang nggak punya loyalitas”. Dia jawab, “kalo kita nurut nurut aja sama pimpinan itu namanya penjilat. Yang dinamakan loyalitas itu adalah berani...

Dedy Triwijayanto

  Konsep itu penting. Tapi, ketika konsep itu nggak dikonsep jadinya nggak penting !! kata guru saya di industri media itu namanya metodologi penelitian. Kalo kata Bussines Support Manager saya di Perusahaan minyak dulu itu disebut risk assesment. Gambar oleh <a href="https://pixabay.com/id/users/nicolagiordano-8243414/?utm_source=link-attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=3357414">Nicola Giordano</a> dari <a href="https://pixabay.com/id/?utm_source=link attribution&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=image&amp;utm_content=3357414">Pixabay</a>

Mr. R.M Gondowinoto

“Membela kehormatan bangsanya tanah airnya dari tindasan yang sewenang wenang dengan jalan yang patut … Akan mempertimbangkan dan memuji kepada siapa saja yang berbuat kebaikan dalam pekerjaannya tetapi mencuci sampai bersih pada segala perbuatan yang berbau busuk …. Mengajak rakyat bangsanya memperbaiki perekonomian dengan jalan memberi pandangan yang menarik hati mereka.”

THE POST

  "Para pendiri bangsa ini memberikan kebebasan pers, perlindungan yang harus dimilikinya, untuk memenuhi peran penting dalam demokrasi. Pers ada untuk melayani yang diperintah, bukan yang memerintah"

KALO DI TANYA MALAIKAT DI ALAM KUBUR, BEGINI CARA JAWABNYA !

  Dikalangan gerakan bawah tanah sering sekali saya di panggil dengan sebutan 'Gus'. Padahal garis keturunan saya tidak ada yang punya pesantren. Emang sih, nisan simbah kakung saya tertulis Kyai Harjo Suwarno. Tapi, yang Haji kan bapak saya. Eit, jangan salah. Meskipun Bapak saya Haji, tapi soal ngaji berlanggam jawa simbah saya lebih jago dari anak UIN Sunan Kali Jaga. hahaha Beda di Jawa beda juga di Sumatera. Hikayat orang tua penghuni pedalaman sumatera bagian selatan sana bercerita kalo simbah buyut saya itu orang arab malaysia yang bermukim di daerah Sekayu, Muba. Profesi beliau itu pedagang kapur barus sampe ke Mekah. Selain itu beliau juga praktisi salah satu tareqoh, saya lupa nama tareqohnya (missing link boskuh) yang jelas ilmu hikmah atau penjernihan hati dan jiwa. Karenanya, beliau sering dimintain tolong buat ngobatin orang terutama orang yang kena santet atau gila. Pas saya ziarah ke makamnya sih nama beliau Said Kahfi. Kayaknya sih perangai ibu saya yang selal...

BANGGA MEMILIKI ANAK YANG BEDA

  Barbahagialah anda karena memiliki anak yang sesuai dengan harapan. Dan, berbanggalah anda karena memiliki anak yang berbeda. Kenapa begitu ? Begini, ketika anda memiliki anak normal. Anak yang mampu berinteraksi dengan sesama, penurut, baik pekertinya, berprestasi dan cerdas, saya yakin anda pasti bahagia. Tapi, beda cerita ketika anda dianugerahkan seorang anak yang berlawanan dengan beberapa hal tadi. Saya yakin anda akan bersedih, bahkan mengutuk siapapun yang bisa dikutuk. Melihat hal tersebut, anda akan melakukan berbagai cara supaya anak anda mampu seperti anak-anak pada umumnya. Mulai dari cara yang halus, keras, kasar, membuat aturan main dengan me list berbagai macam larangan ataupun membuat perbandingan. Efektif ? mungkin! tapi tidak sedikit dari anak-anak tersebut yang kemudian terluka batinnya. Kemudian, dari luka batin tersebut menjadikan anak tidak terkontrol, menyakiti dirinya dengan cara berperilaku menyimpang atau bertentangan dengan norma-norma sosial. Menjadi...

SEORANG PRIA YANG MENGKANDASKAN RUMAH TANGGA

  "Pak, hidup anda itu terlalu banyak memikirkan orang lain. Anda pimpinan yang selalu pasang badan untuk bawahan. Nggak nolak setiap keluarga anda membutuhkan. Itu bagus, tapi sayangnya anda memaksa orang lain untuk mengerti anda. Giliran orang tersebut tidak mau mengerti. Anda marah dan memendam kekecewaan. Kecewa itu anda pupuk, anda tumpuk tiap hari sampai akhirnya mengganggu sistem imun dalam tubuh anda. Akibatnya, suplay oksigen dalam darah anda tidak mampu terserap oleh hati. Akibatnya, anda terkena diabetes dan harus hidup dengan kapsul obat". (terdiam, mata si bapak berkaca seakan ingin mengalirkan air mata) "Apakah yang saya katakan salah?" "lanjutkan! sejauh mana anda tahu tentang saya?". Jawab si Bapak sembari mengepalkan tangan dan memasang wajah tegas. "anda orang baik, anda marah ketika ada orang menjadikan anda bemper. Namun, anda nggak sanggup buat teriak. Anda pengecut! anda nggak pernah sanggup untuk membela diri. Anda berfikir Alla...